| ||
| Home |
| News |
| About Us |
| Services |
| Our Project |
| Our Works |
| Portfolio |
| Partners |
| Blog |
| GuestBook |
| Links |
| Contact Us |
| Recommend Us |
| Home |
| Anton Blog |
| E-Freshware |
| AlienMars.com |
| Maliang.Org |
| Wira Ade Putra |
| LintauCom |
| Adriyanto |
| InfoSumatra |
| TemplatePlazza |
| Piala Dunia 2006 |
| Sabtu, 17 Juni 2006 | |||||
|
Proses kualifikasi Eropa - diwakili UEFA: 51 tim memperebutkan 13 tempat (Jerman langsung lolos sebagai tuan rumah; jadi Eropa sebenarnya mempunyai jatah 14 tempat) Indonesia - Timnas Indonesia telah gagal di babak kedua kualifikasi Asia. Indonesia berada di Grup 8 bersama dengan Arab Saudi, Turkmenistan dan Sri Lanka. Sebanyak 32 tim ikut serta dalam babak final. Dari 32 tim tersebut, enam di antaranya baru lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya: Ukraina (Eropa), Trinidad dan Tobago (Amerika Utara), Angola, Pantai Gading, Ghana dan Togo (Afrika). Upacara pembukaan Puncak dari semua parade legendaris ini adalah supermodel Jerman Claudia Schiffer yang mengenakan pakaian warna hitam dan Pele membawa tropi Piala Dunia ke stadion. Pele mengangkat trofi Piala Dunia yang sebelumnya diserahkan Schiffer. Tepukan pun bergemuruh. Kemudian Presiden Jerman, Horst Koehler membuka secara resmi Piala Dunia 2006. Panitia mengerahkan 1.400 orang yang menyajikan suatu pertunjukan yang menggabungkan aspek tradisional Bavaria seperti para penari yang memakai celana pendek yang terbuat dari kulit (Lederhosen), serta para penari Hiphop dan Breakdance. Slogan Piala Dunia, A time to make friends (Waktu untuk berteman) bergema sepanjang program tersebut. Upacara semakin meriah dengan tampilan artis dengan puluhan lampion berukuran besar penuh warna-warni. Stadion yang dikenal sebelumnya sebagai Allianz Arena ini dari luar diselimuti hitam, merah, dan kuning, warna bendera tuan rumah. Presenter TV Jerman, Thomas Gottschalk, menjadi pembawa acara pembukaan. Acara pembukaan dimulai sekitar 90 menit sebelum pertandingan perdana Jerman lawan Kosta Rika. Stasiun TV resmi yang menyiarkan pertandingan Piala Dunia di Indonesia adalah SCTV. Banyak pemirsa yang kecewa karena SCTV tidak menyiarkan upacara pembukaan Piala Dunia dan menampilkan kuis sebagai penggantinya. SCTV mengklaim upacara pembukaan tidak disiarkan karena oleh FIFA hak siarnya dijual terpisah dari hak siar pertandingan, dan harganya mencapai 1 persen (disinyalir sekitar Rp. 1 miliar rupiah) dari harga hak siar pertandingan.
Powered by AkoComment! |